Kamis, 21 November 2013

Menyoal Tuduhan terhadap Adnan-Wize

Bismillah…
Setelah hampir sebulan isu yang cukup panas mengenai “pemalsuan tanda tangan” bergulir, diam dan menahan sesak yang ada di hati, hmm mungkin ini saatnya saya ceritakan apa yang sesungguhnya terjadi. Hahaha menjadi orang yang sebulan ini selalu disebut seolah menjadi “tersangka” dan mendadak terkenal dengan hal “buruk” yang dilakukan, tentu saja sempat membuat tidur saya sedikit terganggu. Pasalnya, hampir dua minggu roadshow dan Kampanye Pemira UI 2013 berlangsung, isu mengenai hal tersebut belum juga berhenti berhembus, justru makin kencang terdengar di setiap fakultas yang didatangi oleh Adnan-Wize, tidak hanya datang dari mahasiswa di fakultas, hal tersebut juga datang dari para panelis.
Sejujurnya begitu sedih dan menahan tangis ketika mendengar dan melihat Adnan-Wize di setiap kesempatan mendapatkan pertanyaan dan “serangan” yang sama terkait hal tersebut, karena sesungguhnya bisa dikatakan itu bukan kesalahan mereka, mereka sama sekali tidak tahu menahu. Itu murni kesalahan dan ke-skip­-an saya dalam mengakomodir administrasi yang dibutuhkan sebelum verifikasi berkas Pemira. Saya ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua warga UI, terutama Adnan-Wize selaku teman yang telah saya “beratkan” proses kampanyenya karena kesalahan saya pribadi, kepada Tim Adnan-Wize, kepada teman-teman panitia Pemira UI 2013, serta kepada sahabat-sahabat saya yang tidak sengaja masuk dalam lingkaran ke-skip­-an saya.