Rabu, 20 Juni 2012

Memakai Sepatu


          Ada yang hal yang lucu menurutku seminggu yang lalu. Setelah sekian lama tak melihat ayah  mengenakan sepatu sendiri, pagi itu ayah mencoba memasang sendiri kaos kaki di kakinya. Aku melihat ayah menggunakan kaos kaki layaknya anak berumur tiga tahun yang sedang belajar mengenakan kaos kaki. Lucu bukan, seorang lelaki paruh baya mengenakan kaos kaki seperti anak berumur tiga tahun, saat itu aku tak berhenti tertawa, sampai  perut dan pipiku sakit. Urusan memakai sepatu mungkin ini hal biasa bagimu kawan, tapi tidak untukku. Dua puluh tiga tahun berjalannya pernikahan ayah dan ibu, selama itu pula ayah tak lagi pernah menggunakan sepatu dengan tangannya sendiri. Bukan. Bukan karena ayah malas, bukan juga karena ayah tak lagi mampu menggunakan sepatunya sendiri. Tetapi ini semua karena ibu.

Rabu, 16 Mei 2012

Ali


Jelas ini bukan untukmu ataupun engkau
Tapi ini untuk hati yang tak sekuat Fatimah Az Zahra
Untuk hati yang kian terkikis dengan luka menganga
Menggores jingga di atas merah luka
Hm, untuk hati yang kian meringis
Aku titipkan doa kekuatan jiwa
Bukan tanpa kata apalagi mantra
Cukup paradoks dialog hati dengan pencipta
Dengar, biarkan nanti Ali menemukan
Seonggok hati tanpa goresan jingga di merah tanpa luka



Sabtu, 12 Mei 2012

Melebihi Mantra


Kelak jiwa bertemu sukma tanpa mengaduh
Memberi rindu bercanda membersamai peluh
Ah, andai kata mampu melebihi mantra
Tak akan aku sampirkan cinta yang kian merana
Bersama hujan yang kian mengiba
Wahai hati yang kian berjarak
Ini bukan luka derita yang kian menganga
Bukan pula surga bersandarkan makna
Tapi ini kata yang tak mampu melebihi mantra

Jumat, 04 Mei 2012

kelak


Kelak akan kutemukan yang tak sebatas kata :)

Selasa, 01 Mei 2012

malang


Ini  bahkan bukan goresan penuh tipu daya kegalauan
tapi memang sebuah pengakuan bahwa cinta memang tak tahu diri
malang nian hati, ah andai kau bernyawa melebihi kata
mungkin muak kian merajai kata yang akan kau sampirkan
pada jiwa-jiwa yang terhamba pada cinta yang betul-betul tak tahu diri